Akhir Sejarah Nokia

image

Nokia telah mengumumkan penyelesaian penjualan divisi telepon dan layanan mobile yang bermasalah untuk yang berbasis Microsoft, mengakhiri sejarah sebagai mantan pembuat ponsel terkemuka sejak tahun 1865.

Jumat ini merupakan hari penutupan kesepakatan itu, yang mencakup lisensi untuk portofolio paten Nokia, regulasi global dan berakhirnya produksi ponsel oleh perusahaan Finlandia tersebut, yang telah memimpin pasar ponsel lebih dari satu dekade, pada puncaknya dengan 40 persen pangsa pasar global pada tahun 2008. Kesepakatan itu telah ditutup selama kuartal pertama tetapi tertunda karena keterlambatan persetujuan, termasuk dari China.

Nokia, mempunyai kontribusi yang signifikan bagi perekonomian Finlandia, tapi secara bertahap kehilangan cengkeramannya pada pasar karena gagal memenuhi tantangan smartphone iPhone dari Apple, Android Google dan Rival lainnya yang lebih murah dari Asia.

Dalam upaya untuk mengembalikan kejayaannya, Nokia bekerja sama dengan Microsoft pada tahun 2011, menggantikan sistem operasi yang lama dengan OS berbasis Windows, dan membutuhkan waktu 8 bulan untuk menghasilkan Nokia Windows Phone pertama, dan konsumen merespon dengan dingin terhadap model atau OS yang ditawarkan.

Nokia kini hanya akan fokus pada jaringan, layanan pemetaan, pengembangan teknologi dan lisensi. Microsoft mengatakan akan mengakuisisi sekitar 25.000 karyawan Nokia di 50 negara, termasuk 4.700 di Finlandia.

Markas Nokia di Espoo, dekat ibukota Finlandia, Helsinki tertutup sebuah spanduk dengan kata-kata “On the Move.” Mereka akan diambil alih oleh Microsoft dan pekerja Nokia yang tersisa di daerah tersebut akan pindah ke kantor terdekatnya.
Microsoft akan memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan dalam bisnis handset. Posisi pasar mereka cukup suram, hanya 4 sampai 5 persen dari keseluruhan pasar ponsel dunia.

Microsoft mengatakan bahwa mantan CEO Nokia Stephen Elop akan menjadi wakil presiden eksekutif dari Microsoft Devices Unit, yang mencakup smartphone dan tablet Lumia. Microsoft Mobile Oy, anak perusahaan dari Microsoft, akan mengembangkan, memproduksi dan mendistribusikan Lumia, Asha dan Nokia X ponsel dan perangkat lain.

Advertisements

Tidak Ada Yang Menggunakan Aplikasi Pre-Installed Android Samsung

image

Ketika Anda membeli smartphone Samsung, Anda dengan cepat menemukan bahwa sebagian besar penyimpanan internal diambil oleh sistem operasi TouchWiz. Itu karena dipenuhi dengan aplikasi pra-instal dan fitur yang Samsung percaya kita semua inginkan dan butuhkan – tapi berapa banyak dari aplikasi tersebut benar-benar kita bisa digunakan dan manfaatkan?

Menurut data Strategy Analytics, rata-rata pengguna smartphone Galaxy menghabiskan sedikit waktu dengan aplikasi Pre-Installed Samsung, itupun dengan aplikasi yang paling populer dan hanya mendapatkan waktu penggunaan 3,9 menit per bulan.

Aplikasi tersebut adalah S Memo, diikuti oleh S Voice, yang mendapat 3,6 menit penggunaan per bulan. Samsung Apps, alternatif Google Play buatan Samsung, mendapat 1,2 menit penggunaan per bulan, sedangkan ChatON, pesaing WhatsApp, mendapatkan waktu yang sangat sedikit, yaitu 0,1 menit.

Bandingkan dengan penggunaan aplikasi pihak ketiga, jelas terlihat betapa tidak populer aplikasi-aplikasi Samsung tersebut. Facebook mendapatkan 664,1 menit (11 jam) penggunaan rata-rata per bulan dari pengguna Galaxy S3 dan Galaxy S4, sedangkan Instagram mendapatkan 151 menit (2,52 jam), diikuti oleh YouTube dengan 146,7 menit (2,45 jam), sedangkan Google Play 52,4 menit, Twitter 47,4 menit, dan Google Search 29,8 menit.
image

Cukup jelas bahwa aplikasi Pre-Installed Samsung tidak cukup populer di antara para penggunanya. Itu adalah hasil statistik dari 250 mereka yang mengambil bagian dalam studi Strategy Analytics dengan memonitor statistik penggunaan aplikasi mereka selama satu bulan.

Hasilnya mereka juga cenderung merasa Samsung harus meminimalkan software yang dibundel untuk mendukung penyimpanan yang lebih luas. Galaxy S5 16GB memberikan kurang dari 8GB penyimpanan internal untuk penggunanya karena besarnya ukuran sistem operasi TouchWiz dengan aplikasi Pre-Installed nya.

Namun Samsung rupanya tidak akan menyerah. Mereka bangga dengan “bloatware” nya, yang meliputi layanan seperti S Health, S Voice, dan My Magazine – dan tool-too seperti S Translator, Air Gestures, dan Camcorder. Samsung melihat fitur-fitur ini sebagai alasan konsumen untuk lebih membeli perangkat Galaxy dari pada pesaing – pesaingnya.

Beberapa mungkin berguna, seperti S Health pada Galaxy S5, Remote TV yg banyak disukai para penggunanya. Tetapi yang lainnya, tidak ada yang akan merindukan aplikasi itu, jika aplikasi tersebut tidak ada di perangkatnya, Samsung dengan mudah bisa memperbaiki ini dengan memungkinkan kita untuk meng-uninstall yang kita tidak gunakan atau perlukan, tapi itu tidak mungkin terjadi.

Cara Memaksa Perangkat Android Mendownload Update Sistem Terbaru Secara Over The Air (OTA)

20121214-201042.jpg

Dengan Google merilis lebih cepat update ke Android dari jadwal enam bulan, ada begitu banyak perangkat yang berbeda dari produsen yang berbeda pada operator selular yang berbeda, hampir selalu ada beberapa update OTA tertentu yang sedang digulirkan.

Perhatikan kata digulirkan. Tidak seperti Apple yang hanya membuat update iOS terbaru yang tersedia untuk semua orang untuk didownload dan diinstal, update Android secara perlahan diluncurkan ke berbagai daerah/negara dan operator selular yang berbeda, yang artinya pengguna harus sering menunggu beberapa minggu sebelum mereka menerima update untuk perangkat mereka.

Selama menunggu sampai update tersedia, pengguna android sering mencoba ke  Settings> About> Sistem Update untuk memeriksa apakah sudah saatnya perangkat mereka untuk diperbarui, dengan sering kali hasilnya negatif.

Sekarang kita telah menemukan metode lain untuk memeriksa pembaruan sistem yang kelihatannya sukses di lakukan banyak pengguna android.

Setelah mencoba metode biasa dari Settings> About> System Update, kita harus melanjutkan ke Settings> Apps, dan mengaktifkan opsi yang memungkinkan kita melihat semua aplikasi. Kemudian, gulir ke bawah dari list alphabet menuju Google Services Framework, buka dan tekan Clear Data dan kemudian Force Stop. Sekarang, sekali lagi, cobalah memeriksa untuk System Update menggunakan metode sebelumnya, seharusnya menampilkan tanggal yang sangat lama, jika tidak, Anda harus mencoba lagi.

20121214-201110.jpg

Banyak pengguna android di jagat internet yang mencoba metode ini memberikan laporan positif. Beberapa berhasil mendapatkan Update pada percobaan pertama, sementara yang lain harus ke Clear Data dan Force Stop beberapa kali sebelum mereka diminta untuk memperbarui perangkatnya.

Tentu saja, teknik ini hanya akan bekerja jika ada update OTA yang sebenarnya sedang diluncurkan ke perangkat Anda. Jadi jangan berharap Android Phone anda bisa otomatis update dengan teknik ini jika memang belum tersedia update OTA untuk Android Phone anda tersebut.

@BudiYantho

Aside

3 Cara Menginstall Aplikasi Android Tanpa Google Play (Android Market)

Menginstall aplikasi di Android biasanya langsung melalui Android Market (google play). Cari aplikasi, pilih dan klik install, gampang sekali khan..?. Tetapi kadang kita ingin menginstall aplikasi yang baru rilis atau aplikasi yang tidak tersedia di Android Market. Pada kasus seperti ini, kita biasanya harus mendownload dan menginstallnya secara manual. File .apk mempunyai kesamaan seperti file .exe di Windows, kita harus meng Copy ke device atau PC dan menjalankannya. Ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk menginstall secara manual tanpa melalui Market.

Aktifkan “Unknown Sources”

Sebelum melakukan instalasi manual file .apk. Pertama kita harus mengizinkan Android Phone untuk menginstall dari “Unknown Sources” (seperti aplikasi-aplikasi non market
).

Untuk melakukannya, arahkan ke Menu -> Settings -> Applications dan beri tanda centang pada box “Unknown Sources“.apkinstaller-unknown

1. Menginstall Aplikasi Menggunakan Metode Konvensional

Step 1: Install File Manager

Android tidak mempunyai aplikasi bawaan yang mempunyai kemampuan untuk menjelajah data di SD card, jadi kita perlu menginstall sebuah file manager dari market. Banyak macam File Manager yang tersedia untuk Android, tetapi untuk pribadi inilah aplikasi favorit saya ASTRO File Manager.apkinstaller-astro-file-manager

Step 2: Copy .apk file ke SD card

Setelah ASTRO File Manager terinstall, hubungkan perangkat Android ke PC menggunakan kabel USB. Mount SD card dan copy file .apk yang akan kita install. Setelah selesai, unmount SD Card, agar SD Card terbaca oleh perangkat Android.

Step 3: Install .apk

Di perangkat Android, arahkan ke file .apk tadi menggunakan ASTRO File Manager dan pilih.

Selanjutnya akan terbuka box dialog untuk mengizinkan install aplikasi. Pilih “Open App Manager“.

apkinstaller-app

Di halaman ke 2, pilih “Install” dan “Install” lagi untuk menginstall file .apk.

apkinstaller-installapp

apkinstaller-appinstall

Aplikasi barumu sekarang telah terinstall.

2. Menginstall aplikasi menggunakan Dropbox

Dropbox aplikasi yang serba guna, dan sayang sekali jika tidak memanfaatkan kelengkapan utilitasnya. Metode ini sangat simple. Simpan file-file .apk ke dropbox. Buka aplikasi Dropbox, arahkan ke folder dimana file .apk tersimpan. Klik file tersebut dan Dropbox akan mendownloadnya ke perangkat Android, jalankan instalasi seperti biasanya.

3. Menginstall Aplikasi Menggunakan Online Apk Installer

Penginstall .apk online merupakan sebuah web app yang diciptakan dengan bantuan para anggota forum XDA-Developers htc-hd2, dengan kemampuan untuk melakukan instalasi manual, install file .apk menjadi lebih mudah. Sangat berguna jika kita ingin berbagi file .apk dengan teman-teman.

Step 1: Upload File

Pertama, buka website ini www.apkinstall.com.

Disini kita akan menemukan sebuah tombol hitam “Browse Files…” . Klik dan pilih file .apk di PC kita.

File .apk akan aktif setelah 15 menit.apkinstaller-browse

Step 2: Scan QR Code

Setelah file ter-upload ke website, sebuah QR code akan muncul di website tersebut.

apkinstaller-qrcodeAnda harus menggunakan Barcode Scanner untuk men-scan QR code ini. Saya menyarankan untuk menggunakan Barcode Scanner atau Google Goggles.

apkinstaller-barcodeSetelah QR code ter-scan, kita bisa meng-klik link untuk mendownload file .apk langsung ke perangkat Android.

Step 3: Install file .apk

Setelah terdownload ke perangkat, kita dapat menginstall dengan hanya meng-klik dan menjalankan proses melalui halaman instalasi

apkinstaller-download

Kesimpulan

Kebanyakan pengguna merasa lebih nyaman menggunakan metode konvensional dalam menginstall aplikasi-aplikasi Android. Tetapi jika mempunyai teman yang gaptek dan lokasinya jauh dari kita dan kita ingin berbagi aplikasi dengannya. Kita bisa upload langsung ke website installer apk online dan mengirimkannya sebuah QR code ke perangkat Androidnya. Scan menggunakan perangkatnya untuk menginstall aplikasi tersebut. Tanpa harus repot untuk meng copy dan menggunakan menggunakan sebuah file manager.

Dan sebagai tambahan, kita bisa juga menggunakan fitur bluetooth untuk berbagi file .apk jika ingin berbagi dengan teman secara langsung.

Beri komentar jika anda mempunyai pengalaman dalam menggunakan tool dan aplikasi yang tersebut diatas.

Credit: XDA-Developers

Nike+ GPS Running Baru Yang Lebih Pintar, Lebih Social, Dan Sekarang Tersedia Untuk Android [Nike+]

20120622-145815.jpg

Aplikasi Nike+ GPS Running hari ini keluar versi terbaru dan telah ditingkatkan kemampuannya. Ada beberapa peningkatan yang cukup mengesankan untuk diperhatikan.

Pertama, aplikasi ini sekarang tersedia untuk Android. Dan yang sudah tersedia duluan, yaitu versi iOS telah didesain ulang dengan fitur baru, seperti “Next Move,” yang menunjukkan “bagaimana lari terakhir Anda dibandingkan dengan rata-rata lari anda sebelumnya dan rekomendasi lainnya untuk tahap berikutnya.”

Keduanya, baik versi untuk IOS ataupun Android dapat didownload secara gratis dari toko aplikasi masing-masing. Untuk iOS yaitu App Store, dan Android di Play Store.

Aplikasi ini akan membuat olah raga berlari hampir mustahil untuk tidak
dilakukan. Andai saja saya punya sepatu lari (just kidding), saya akan melakukanya tiap hari, agar hidup lebih sehat.

Photo Editor Aviary Kini Tersedia di App Store Dan Play Store

20120621-153826.jpg

Aviary adalah foto editor yg selama ini dikenal dikalangan pengguna Web
sebagai plug-in bagi developer yang ingin dengan mudah mengedit dan menambahkan foto editan tersebut ke aplikasi yang ada.

Dan kini “fotografer” pengguna iPhone dan Android dapat mencoba Aviary sebagai aplikasi standalone yang powerfull, memiliki fitur bagus, dan terbaik dari semua itu, aplikasi ini gratis.

Aplikasi ini mencakup semua kemampuan foto editor, seperti kemampuan untuk menambahkan teks ke foto (add text), mempertajam (sharpen) dan mengaburkan (blur), memotong dan memutar, dan penyesuaian untuk kecerahan, kejenuhan (saturation) dan kontras. Untuk potret, ada red-eye removal, memutihkan gigi dan penghapusan cacat.

Ada juga beberapa adjustment standart seperti untuk merubah foto menjadi hitam dan putih, sepia dan banyak lagi.

Tidak ada hal baru yg mencolok, tetapi tetap memiliki kemampuan yg mumpuni sebagai sebuah Foto Editor. Salah satu fitur yang sangat baik adalah dapat menampilkan foto pada resolusi penuh, hingga 12 MB, yang melebihi ukuran foto standart iPhone.

Salah satu kekurangan kecil yg membingungkan pengguna baru mungkin pada cara untuk menyimpan gambar. Disana hanya ada tanda ” Done”, yg otomatis akan menyimpan ke Camera Roll jika kita menekannya, dan beberapa Filter yg tersedia harus kita tebus dengan dollar karena dalam bentuk in-app purchase.

Meskipun ada beberapa kekurangan kecil, Aviary sangat powerfull dan mudah untuk digunakan. Saya pikir pantas untuk di download jika Anda adalah seorang yg hobi foto dengan iPhone atau Android anda.