Tidak Ada Yang Menggunakan Aplikasi Pre-Installed Android Samsung

image

Ketika Anda membeli smartphone Samsung, Anda dengan cepat menemukan bahwa sebagian besar penyimpanan internal diambil oleh sistem operasi TouchWiz. Itu karena dipenuhi dengan aplikasi pra-instal dan fitur yang Samsung percaya kita semua inginkan dan butuhkan – tapi berapa banyak dari aplikasi tersebut benar-benar kita bisa digunakan dan manfaatkan?

Menurut data Strategy Analytics, rata-rata pengguna smartphone Galaxy menghabiskan sedikit waktu dengan aplikasi Pre-Installed Samsung, itupun dengan aplikasi yang paling populer dan hanya mendapatkan waktu penggunaan 3,9 menit per bulan.

Aplikasi tersebut adalah S Memo, diikuti oleh S Voice, yang mendapat 3,6 menit penggunaan per bulan. Samsung Apps, alternatif Google Play buatan Samsung, mendapat 1,2 menit penggunaan per bulan, sedangkan ChatON, pesaing WhatsApp, mendapatkan waktu yang sangat sedikit, yaitu 0,1 menit.

Bandingkan dengan penggunaan aplikasi pihak ketiga, jelas terlihat betapa tidak populer aplikasi-aplikasi Samsung tersebut. Facebook mendapatkan 664,1 menit (11 jam) penggunaan rata-rata per bulan dari pengguna Galaxy S3 dan Galaxy S4, sedangkan Instagram mendapatkan 151 menit (2,52 jam), diikuti oleh YouTube dengan 146,7 menit (2,45 jam), sedangkan Google Play 52,4 menit, Twitter 47,4 menit, dan Google Search 29,8 menit.
image

Cukup jelas bahwa aplikasi Pre-Installed Samsung tidak cukup populer di antara para penggunanya. Itu adalah hasil statistik dari 250 mereka yang mengambil bagian dalam studi Strategy Analytics dengan memonitor statistik penggunaan aplikasi mereka selama satu bulan.

Hasilnya mereka juga cenderung merasa Samsung harus meminimalkan software yang dibundel untuk mendukung penyimpanan yang lebih luas. Galaxy S5 16GB memberikan kurang dari 8GB penyimpanan internal untuk penggunanya karena besarnya ukuran sistem operasi TouchWiz dengan aplikasi Pre-Installed nya.

Namun Samsung rupanya tidak akan menyerah. Mereka bangga dengan “bloatware” nya, yang meliputi layanan seperti S Health, S Voice, dan My Magazine – dan tool-too seperti S Translator, Air Gestures, dan Camcorder. Samsung melihat fitur-fitur ini sebagai alasan konsumen untuk lebih membeli perangkat Galaxy dari pada pesaing – pesaingnya.

Beberapa mungkin berguna, seperti S Health pada Galaxy S5, Remote TV yg banyak disukai para penggunanya. Tetapi yang lainnya, tidak ada yang akan merindukan aplikasi itu, jika aplikasi tersebut tidak ada di perangkatnya, Samsung dengan mudah bisa memperbaiki ini dengan memungkinkan kita untuk meng-uninstall yang kita tidak gunakan atau perlukan, tapi itu tidak mungkin terjadi.

2 thoughts on “Tidak Ada Yang Menggunakan Aplikasi Pre-Installed Android Samsung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s